banner 728x250

SRT 5 Ponorogo Pukau Ombudsman RI

banner 120x600
banner 468x60

Foto: Prokopim / Sekolah Rakyat Ponorogo cetak generasi mandiri

Ringkasan Berita:

banner 325x300
  • Ombudsman RI memuji program kewirausahaan (ternak dan perkebunan) di SRT 5 Ponorogo saat berkunjung bersama Plt Bupati Bunda Lisdyarita, Rabu (14/10/2026).
  • Selain meminta program keahlian siswa itu terus dikembangkan, Ombudsman juga berjanji mengawal pembangunan gedung permanen ke Kementerian Sosial agar siswa yang dititipkan di Madiun bisa segera pindah.

​PONOROGO MAKNAJATIM — Ada yang berbeda dari rutinitas belajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 5 Ponorogo.

Bukan sekadar menerima materi di dalam kelas, para siswa di sini disibukkan dengan kegiatan produktif seperti beternak ayam, mengelola perikanan, hingga merawat perkebunan.

​Model pendidikan vokasi dan kemandirian sejak dini inilah yang sukses mencuri perhatian Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Radian Syam, saat melakukan kunjungan kerja bersama Plt Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, Rabu sore (14/10/2026).

​Dalam tinjauannya, Radian Syam mengaku sangat terkesan dengan integrasi program kewirausahaan yang menjadi bagian dari keseharian siswa SRT 5 Ponorogo.

Menurutnya, pembekalan keahlian praktis seperti ini sangat krusial dan harus terus dirawat serta dikembangkan.

​”Kalau di Ponorogo luar biasa bagus, ada ternak, ada penggerakan usaha. Harapannya jangan berhenti sampai di sini.

Artinya, anak harus punya keahlian, itu harus kita kembangkan,” ujar Radian penuh apresiasi.

​Kunjungan Ombudsman RI ini sendiri difokuskan untuk memantau sejauh mana pembangunan serta efektivitas pelaksanaan Sekolah Rakyat di daerah.

Dari hasil peninjauan, pelaksanaan SR di Ponorogo dinilai berjalan dengan sangat baik dan tanpa kendala berarti.

​Terkait progres pembangunan gedung permanen SRT 5 Ponorogo, pihak Ombudsman berjanji akan mengawalnya secara langsung.

Mereka akan berkoordinasi dengan kementerian terkait agar proses pembangunan bisa segera dikebut.

​Langkah ini penting agar para siswa yang saat ini masih dititipkan di wilayah Madiun dapat segera boyong dan menempati fasilitas baru di Ponorogo.

​”Kita sampaikan ke Kementerian Sosial agar bisa segera dikerjakan.

Kalau ada kendala, kami bisa sampaikan ke kementerian terkait,” tambah Radian.

​Di sisi lain, Plt Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Daerah dalam mengelola SRT 5 Ponorogo.

Pengelolaan dilakukan secara optimal, mencakup peningkatan fasilitas maupun kualitas program, demi memastikan para siswa mengantongi bekal terbaik saat lulus nanti.

​Kepada para siswa, Bunda Lisdyarita berpesan agar memanfaatkan kesempatan emas ini dengan sungguh-sungguh demi mengubah masa depan keluarga.

​”Untuk anak-anakku tugasnya di sini belajar yang rajin, semoga ketika lulus bisa sukses semua, bisa mengangkat derajat keluarga,” pesan Bunda Lisdyarita hangat.

Editor: Tatang.D

​

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *