Foto: Prokopim / Jambore Daerah (Jamda) Mobil Timor Community (MTC)
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 300 pencinta sedan Timor dari 27 daerah di Jawa Timur dan Bali memadati Eks Pasar Lanang dalam Jambore Daerah Mobil Timor Community (MTC), Minggu (11/10/2026).
- Plt. Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, mengapresiasi ajang silaturahmi mobil nasional era 90-an ini dan berharap komunitas MTC terus menebar dampak positif bagi pariwisata serta UMKM lokal.
PONOROGO MAKNAJATIM — Ponorogo kembali membuktikan diri sebagai kabupaten yang ramah dan terbuka bagi berbagai komunitas kreatif maupun hobi.
Akhir pekan lalu, kawasan Eks Pasar Lanang disulap menjadi lautan mobil klasik nan ikonik lewat ajang Jambore Daerah (Jamda) Mobil Timor Community (MTC), Minggu (11/10/2026).
Tidak tanggung-tanggung, acara ini berhasil menarik sekitar 300 peserta dari 27 daerah yang datang dari berbagai penjuru Jawa Timur hingga Bali.
Ajang Silaturahmi dan Menghidupkan Kenangan Masa Lalu
Bukan sekadar kumpul-kumpul biasa, jambore ini menjadi momen berharga bagi para pencinta sedan Timor untuk temu kangen, mempererat tali solidaritas, hingga bertukar pengalaman merawat kendaraan kesayangan mereka.
Kehadiran sedan Timor sendiri selalu membawa daya tarik tersendiri. Lahir pada tahun 1996 sebagai proyek mobil nasional di era Presiden Soeharto, mobil ini menyimpan memori kolektif yang mendalam bagi masyarakat Indonesia.
Hal tersebut juga dirasakan langsung oleh Plt. Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, yang hadir di tengah-tengah para peserta.
Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya karena Bumi Reog dipilih sebagai tuan rumah perhelatan akbar ini.
”Ketika mendengar mobil Timor, kita langsung teringat zaman dulu. Mobil ini pernah menjadi salah satu kebanggaan pada masanya.
Namun, sampai sekarang, keberadaannya masih melekat di hati para penggemarnya,” ujar Bunda Lisdyarita penuh antusias.
Lebih lanjut, Bunda Lisdyarita memuji kekompakan anggota MTC yang tidak pernah luntur.
Menurutnya, komunitas otomotif seperti MTC memiliki peran strategis yang melampaui batas-batas hobi otomotif semata.
Di berbagai daerah, komunitas ini terbukti aktif melakukan aksi nyata di tengah masyarakat, seperti:
- Kegiatan sosial dan kemanusiaan
- Promosi pariwisata daerah
- Pemberdayaan ekonomi kerakyatan (UMKM).
Aksi kepedulian terhadap lingkungan
Melalui penyelenggaraan Jamda di Ponorogo ini, ia berharap sinergi positif tersebut terus terjaga, mempererat persaudaraan, sekaligus mendongkrak perekonomian lokal, khususnya para pelaku UMKM setempat.
”Semoga melalui jambore ini, kita semakin memperkuat silaturahmi, menjaga kekompakan komunitas, serta memberikan manfaat bagi teman-teman UMKM dan masyarakat,” pungkasnya.


















