Foto: Prokopim / Semangat Baru di Bumi Reog: 8 Kadet Unhan RI Resmi Jadi ‘Kakak Asuh’ di Sekolah Rakyat Ponorogo
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 8 kadet Universitas Pertahanan (Unhan) RI resmi menjadi “kakak asuh” di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 5 Ponorogo selama 14 hari ke depan.
- Selain membantu bidang akademik, para kadet fokus menanamkan nilai kedisiplinan dan penguatan karakter siswa melalui rutinitas sehari-hari (dari bangun hingga tidur malam).
PONOROGO MAKNAJATIM — Suasana di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 5 Ponorogo mendadak terasa lebih istimewa.Sebanyak delapan kadet pilihan dari Universitas Pertahanan (Unhan) RI resmi hadir untuk mengemban misi mulia sebagai “kakak asuh” bagi para siswa.
Kehadiran para calon perwira muda ini disambut dengan penuh kehangatan oleh Plt. Bupati Ponorogo, Lisdyarita, di Pringgitan Rumah Dinas Bupati pada Selasa (13/10/2026).
Kedatangan mereka didampingi langsung oleh dosen pembimbing dalam rangka program kolaborasi strategis antara Kementerian Pertahanan dan Kementerian Sosial.
Selama 14 hari ke depan, para kadet Unhan tidak hanya akan membantu proses belajar mengajar di dalam kelas, tetapi juga fokus pada misi besar: penguatan karakter dan kedisiplinan.
Dosen Pembimbing Unhan, Dwi Ardyana, menjelaskan bahwa pembentukan karakter ini diterapkan secara nyata melalui aktivitas harian siswa.
“Para kadet ikut membantu dalam pelajaran, tetapi utamanya membangun karakter dan kedisiplinan siswa. Tidak hanya secara teori, tetapi juga praktik dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Dwi Ardyana.
Hal senada juga diungkapkan oleh Muhammad Rafi Solaahudin, salah satu kadet Unhan semester 5. Ia bersama rekan-rekannya mendampingi para siswa mulai dari bangun pagi hingga beranjak tidur malam.
Rutinitas seperti bangun tepat waktu, berolahraga, merapikan kamar, hingga penanaman nilai moral dan kebangsaan menjadi menu wajib harian.
Bagi para kadet, penugasan ini bukan sekadar pengabdian, melainkan wadah berharga untuk membaur dan memahami ragam karakter anak-anak dari berbagai latar belakang.
“Kami menekankan karakter mereka untuk lebih disiplin. Kami juga belajar dan membaur dengan siswa dari berbagai latar belakang,” tutur Rafi.
Plt. Bupati Ponorogo, Lisdyarita, memberikan apresiasi tinggi serta menyambut positif program kolaborasi ini.
Ia berharap kehadiran para kadet dapat mendongkrak motivasi belajar siswa SRT Ponorogo sekaligus menjadi cerminan teladan yang baik.
“Harapan saya, kalian bisa menjadi role model. Adik-adik SR pasti senang dan termotivasi dengan kehadiran kalian sebagai kakak asuh yang mendampingi mereka belajar,” ujar Lisdyarita penuh antusias.
Di akhir sambutannya, beliau turut menitipkan pesan agar para kadet senantiasa menjaga kesabaran dan semangat dalam mendampingi anak-anak.
Kedekatan emosional dinilai menjadi kunci utama agar nilai-nilai positif yang diajarkan dapat meresap dan diterapkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari.
“Semangat untuk para kadet, berikan motivasi dan bimbingan terbaik kalian. Semoga lancar kegiatannya di sini,” pungkasnya menyemangati.
Editor: Tatang. D


















