Foto: Prokopim / Setelah 10 Tahun Menanti, Pacitan Sukses Gelar Kejurprov Catur Jatim
Ringkasan Berita:
- Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Jawa Timur 2026, 9–11 Juli 2026 di Pendopo Kabupaten Pacitan (dibuka oleh Bupati Pacitan pada 8 Juli 2026).
- Diikuti oleh 720 atlet dari 9 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Tuan rumah Pacitan menurunkan 56 atlet, termasuk atlet termuda berusia 5 tahun bernama Prabaskara.
- Ini merupakan pertama kalinya Pacitan kembali menjadi tuan rumah setelah absen selama 10 tahun (terakhir tahun 2016).
- Menjadi ajang regenerasi atlet nasional/internasional serta persiapan matang menuju Porprov Jatim mendatang.
PACITAN MAKNAJATIM – Suasana Pendopo Kabupaten Pacitan mendadak riuh oleh atmosfer kompetisi yang sengit.
Ratusan pecatur berbakat dari berbagai penjuru Jawa Timur resmi berkumpul untuk beradu strategi dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Jawa Timur 2026.
Acara bergengsi ini dibuka langsung oleh Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, pada Rabu (08/07).
Turnamen yang diinisiasi oleh Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Pacitan ini menjadi pelepas dahaga setelah satu dekade lamanya Pacitan absen sebagai tuan rumah.
Sebanyak 720 atlet dari 9 kabupaten/kota se-Jawa Timur dipastikan ambil bagian. Mereka akan bertanding habis-habisan selama tiga hari berturut-turut, mulai dari tanggal 9 hingga 11 Juli 2026.
Sebagai tuan rumah, Kabupaten Pacitan tidak mau kalah dengan menurunkan formasi berkekuatan penuh sebanyak 56 atlet, yang terdiri dari:
Kelas Junior (Kelompok Umur 15–19 tahun): 46 atlet.
Kelas Senior (Putra & Putri): 10 atlet.
Ada satu momen yang mencuri perhatian seluruh hadirin di pendopo.
Pacitan secara mengejutkan menurunkan atlet termuda yang baru berusia 5 tahun bernama Prabaskara.
Meski masih balita, Prabaskara dengan berani turun di kelompok umur untuk menantang lawan-lawannya.
Kehadirannya menjadi bukti nyata bahwa regenerasi atlet catur di Pacitan dimulai sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada orang tua, pelatih, dan pengurus Percasi yang tanpa lelah membina para atlet.
“Mari kita wujudkan semangat Jatim sebagai gerbang baru nusantara, sehingga bisa tumbuh atlet-atlet catur nasional dan internasional dari Jatim, termasuk dari Pacitan,” ujar Bupati dengan penuh optimisme.
Bagi Percasi Pacitan, Kejurprov 2026 bukan sekadar turnamen biasa, melainkan sebuah kehormatan besar sekaligus momentum kebangkitan.
Ketua Umum Percasi Kabupaten Pacitan, Bagus Surya Pratikna, mengungkapkan rasa emosionalnya atas terselenggaranya acara ini.
“Kegiatan ini sangat besar bagi kami. Setelah 10 tahun—sejak 2016—baru pada tahun 2026 ini Kabupaten Pacitan kembali dipercaya menjadi tuan rumah Kejurprov Jatim,” ungkap Bagus.
Selain sebagai ajang unjuk gigi, turnamen ini juga dimanfaatkan optimal oleh Percasi Pacitan sebagai kawah candradimuka untuk mematangkan kesiapan para atletnya menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur mendatang.
Editor: Tatang Dahono


















