banner 728x250

Film Horor SD Pacitan Libas Sineas Jakarta!

banner 120x600
banner 468x60

Foto: Prokopim / FFH 2026 resmi ditutup Bupati Pacitan bersama BPI dan Kemenparekraf.

Ringkasan Berita:

banner 325x300

FFH 2026 resmi ditutup Bupati Pacitan bersama BPI dan Kemenparekraf.

Kejutan datang dari SDN 02 Belah Pacitan yang sukses menyabet juara kategori Video Bercerita lewat film “Srenggala”, bersanding dengan pemenang dari Sidoarjo dan rumah produksi Jakarta.

​PACITAN MAKNAJATIM — Panggung Festival Film Horor (FFH) 2026 mendadak bergemuruh!

Ajang perfilman paling mendebarkan tahun ini resmi ditutup dengan sebuah kejutan besar yang sukses membuat bulu kuduk merinding sekaligus bertepuk tangan.(17/10/2026)

​Bagaimana tidak, piala juara di kategori baru paling sengit tahun ini—Video Bercerita—secara mengejutkan disabet oleh karya anak-anak sekolah dasar: SDN 02 Belah, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, lewat film mencekam mereka yang berjudul “Srenggala”.

​Prestasi ini membuktikan bahwa kreativitas tanpa batas tidak mengenal usia.

Murid-murid sekolah dasar dari pelosok Pacitan sukses memukau dewan juri dengan kualitas visual dan alur cerita horor yang tak kalah saing dari sineas profesional.

​Persaingan tahun ini terbilang sangat ketat karena diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar, organisasi lokal, hingga rumah produksi papan atas ibu kota.

Berikut adalah deretan karya terbaik yang sukses keluar sebagai juara:
​Kategori Video Bercerita:

  • ​ Juara: “Srenggala” — Produksi SDN 02 Belah, Kec. Donorojo, Kab. Pacitan.
  • ​Kategori Ekshibisi Pelajar SMP se-Kabupaten Pacitan:
  • ​Juara 1: “Sekar Kamboja” — Produksi SMPN 01 Ngadirojo, Pacitan, Jawa Timur.
  • ​Kategori Eksibisi Organisasi (PKK, Karang Taruna, & Komunitas Lokal):
    ​ Juara: “Dalan Mulih” — Produksi PKK & Karang Taruna Kecamatan Donorojo.

 

  • ​Kategori Pelajar Regional se-Jawa Timur: Juara: “Silentium” — Produksi Rumah Film Kriasinema, Kab. Sidoarjo.
  • ​Kategori Umum (Nasional) Terbaik:”Hapus” — Produksi Anatman Film, Jakarta.

​ Penutupan Spektakuler malam puncak FFH 2026 berlangsung dengan nuansa magis dan meriah.

Prosesi penutupan ditandai secara resmi lewat ritual pemadaman api penjor yang dilakukan langsung oleh jajaran tokoh penting:

  • ​Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji
  • ​Deputi Bidang Kreatifitas Media
    Ekonomi Kreatif, Cecep Rukendi
  • ​Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia (BPI), Fauzan Zidni
  • ​Ketua Panitia FFH 2026, Idam Nugrahadi

​Pemadaman api penjor ini menjadi simbol berakhirnya rangkaian teror sinematik tahun ini, sekaligus membuka lembaran baru bagi kebangkitan industri kreatif dan perfilman daerah di kancah nasional.

​Dari panggung Pacitan untuk Indonesia, horor lokal terbukti mampu melahirkan talenta-talenta emas yang siap meneror layar lebar tanah air!

​
Editor: Tatang. D

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *