Foto: Prokopim / Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara melihat produk lokal berkwalitas
Ringkasan Berita:
- Indosat Ooredoo Hutchison menggelar pelatihan teknologi digital dan AI bertajuk SheHacks untuk UMKM perempuan di Gedung Bawarasa, Trenggalek, Jumat (12/6/2026).
- Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara, mengapresiasi program ini karena memperkuat program unggulan daerah, Womanpreneur (target 5.000 pengusaha perempuan baru), yang berjalan sejak 2021 untuk mendongkrak ekonomi keluarga.
- Pelatihan ini bertujuan membantu produk lokal Trenggalek menembus pasar nasional via ruang digital dan algoritma baru, dengan menggandeng komunitas lokal Trenggalek Creative Network (TCN).
TRENGGALEK MAKNAJATIM – Perusahaan telekomunikasi terkemuka, Indosat Ooredoo Hutchison, resmi menggelar program pelatihan teknologi digital bertajuk SheHacks bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perempuan di Kabupaten Trenggalek. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Bawarasa pada Jumat (12/6/2026).
Kehadiran program ini disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek.
Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada pihak Indosat atas dukungannya dalam mendongkrak kapasitas UMKM lokal.
Menurut Wabup Syah, semangat yang diusung oleh SheHacks sangat sejalan dengan visi Pemkab Trenggalek.
Sejak dirinya dilantik mendampingi Bupati Mochamad Nur Arifin pada tahun 2021, Pemkab Trenggalek telah menempatkan program Womanpreneur sebagai salah satu pilar pembangunan daerah.
”Saya ingat tahun 2021 saat Pak Bupati Mochamad Nur Arifin dilantik berpasangan dengan saya, kami mempunyai program unggulan Womanpreneur untuk melatih 5.000 pengusaha perempuan baru di Trenggalek.
Saya bersyukur program tersebut masih berlangsung sampai sekarang, dan kali ini dikuatkan melalui SheHacks Indosat,” ujar pria yang akrab disapa Mas Syah tersebut.
Mas Syah menegaskan bahwa kebijakan ini bukan bertujuan untuk memicu persaingan gender, melainkan murni untuk mendorong perempuan agar lebih berdaya secara ekonomi guna memperbaiki taraf hidup keluarga.
”Berdasarkan hasil survei dari berbagai lembaga, jika perempuan memiliki penghasilan, maka sebagian besar dari pendapatan tersebut akan dikembalikan untuk kesejahteraan keluarganya,” tambahnya.
Ada fakta menarik di balik terpilihnya Trenggalek sebagai tuan rumah pelaksanaan SheHacks kali ini.
VP Head of Sales Eastern East Java Indosat Ooredoo Hutchison, Eko Yanuarto, mengungkapkan bahwa awalnya ada dua opsi lokasi, yaitu Trenggalek dan Jember.
Namun, Indosat akhirnya menjatuhkan pilihan pada Trenggalek.
”Trenggalek dipilih karena banyaknya kebijakan unik yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek, yang kami nilai sangat berpihak kepada masyarakat,” jelas Eko Yanuarto.
Eko memaparkan bahwa esensi dari SheHacks adalah mendorong inovasi, penguatan kapasitas, serta perluasan akses peluang bagi perempuan Indonesia.
Ia melihat potensi UMKM di Trenggalek sangat besar, namun belum seluruhnya mampu memanfaatkan ruang digital secara optimal.
Melalui pelatihan teknologi digital dan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) ini, Indosat berharap para pelaku UMKM perempuan dapat menaikkan skala bisnis mereka.
”Ruang digital itu sangat luas. Harapannya, produk yang dulunya hanya beredar di lingkup lokal Trenggalek, kini bisa menembus pasar luar daerah berkat pemanfaatan teknologi,” tegas Eko.
Di sisi lain, Mas Syah juga berpesan kepada seluruh peserta agar menyerap ilmu pelatihan ini dengan sungguh-sungguh.
Ia mengingatkan bahwa dinamika pasar digital saat ini telah berkembang pesat.
”Penjualan secara digital tidak sesederhana dulu yang asal dimuat di marketplace.
Ada ilmu-ilmu baru dan algoritma yang perlu dipahami, dan hal itu bisa diserap dalam pelatihan ini,” kata Wabup muda tersebut.
Dalam pelaksanaan program SheHacks di Trenggalek ini, Indosat turut menggandeng komunitas lokal Trenggalek Creative Network (TCN).
Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal dari hadirnya program-program inovatif lainnya di masa depan demi kesejahteraan masyarakat Trenggalek.
Editor: Tatang Dahono


















