Foto: Boby / Toni Widianto Plt Disparbud Trenggalek saat wawancara dengan awak media
Ringkasan Berita:
- Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) 2026: Waktu & Tempat: Digelar malam hari tanggal 20–26 September 2026 di Alun-alun Kabupaten Trenggalek.
- Untuk pertama kalinya, FJTT ke-30 masuk dalam kalender bergengsi Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 Kementerian Pariwisata dari 3.000 event se-Indonesia.
- Mempertandingkan 4 kategori (Turonggo Yakso Bocah, Remaja, Umum, serta Non-Turonggo Yakso) yang diikuti peserta lokal Trenggalek hingga berbagai daerah di Jatim (Surabaya, Malang, Blitar, Kediri, dll).
- Tiket masukTersedia kategori Reguler (Gratis), VIP (Rp25.000), dan VVIP (Rp55.000) untuk ketertiban serta kenyamanan penonton.
TRENGGALEK MAKNAJATIM — Denyut nadi kebudayaan Jawa Timur siap menghentak.
Ajang bergengsi Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) 2026 bakal segera digelar selama sepekan penuh mulai 20 hingga 26 September 2026 di Alun-alun Kabupaten Trenggalek.
Ada yang sangat istimewa pada penyelenggaraan ke-30 tahun ini. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, FJTT sukses menembus kurasi nasional dan resmi masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 besutan Kementerian Pariwisata.
Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Trenggalek, Toni Widianto, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian luar biasa ini.
”Alhamdulillah, tahun ini kita masuk dari 113 event terpilih di seluruh Indonesia. Event ini dihimpun dan dikurasi dari sekitar 3.000 event yang didaftarkan nasional,” ujar Toni dengan antusias.
Dari Turonggo Yakso hingga Ragam Jaranan Nusantara digelar setiap malam hari, festival ini siap memanjakan mata masyarakat dengan kemegahan atraksi tari tradisional. Sebanyak empat kategori lomba dipastikan bakal sengit dan meriah:
Turonggo Yakso Bocah (Siswa SD): 17 grup peserta.
Turonggo Yakso Remaja (Siswa SMP): 17 grup peserta.
Turonggo Yakso Umum: 15 grup peserta.
Non-Turonggo Yakso SMA/Umum: Diikuti sanggar dan grup jaranan dari berbagai daerah di luar Trenggalek, seperti Surabaya, Batu, Malang, Blitar, Kediri, Ponorogo, hingga Tulungagung.
Penonton tidak hanya disuguhkan keperkasaan tarian khas bumi menak Sopal Turonggo Yakso, tetapi juga kekayaan ragam jaranan nusantara lainnya seperti jaranan Senterewe, jaranan Dor, jaranan Breng, dan masih banyak lagi.
Tidak sekadar panggung kompetisi, FJTT 2026 juga menghadirkan pameran budaya, sarasehan, serta sosialisasi untuk memperkuat literasi sejarah jaranan bagi generasi muda.
Demi menjaga ketertiban, kenyamanan penonton, serta akurasi data kunjungan wisatawan sesuai standar event nasional, panitia bersama komunitas Event Organizer (EO) menerapkan sistem penataan penonton yang profesional:
Reguler: Gratis (akses terbuka bagi seluruh masyarakat).
VIP: Rp25.000
VVIP: Rp55.000
Dengan dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata, Kementerian Kebudayaan, serta Disbudpar Provinsi Jawa Timur, FJTT 2026 siap menjadi magnet pariwisata baru yang mengangkat harkat martabat warisan leluhur Mataraman ke kancah global.
Editor: Tatang.D


















