banner 728x250

Dilepas Plt Bupati, 2.290 Mahasiswa UIN Ponorogo Siap Mengabdi hingga Malaysia

banner 120x600
banner 468x60

Foto: Prokopim / ​UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Lepas 2.290 Mahasiswa KPM 2026, Usung Misi Ekoteologi dan Pembangunan Berkelanjutan

 

banner 325x300

Ringkasan Berita:

  • Pelepasan resmi 2.290 mahasiswa KPM UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo tahun 2026 oleh Plt. Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, di Lapangan Kampus 2 pada Rabu (8/7/2026).
  • ​Mahasiswa dibagi ke dalam 150 kelompok yang tersebar di 7 klaster pengabdian (termasuk tingkat nasional dan internasional) selama 25 hingga 40 hari.
  • ​KPM tahun ini mengusung tema pembangunan masyarakat berkelanjutan berbasis ekoteologi. Rektor Prof. Dr. Evi Muafiah menekankan aksi nyata pelestarian lingkungan, salah satunya melalui pengelolaan sampah/limbah di masyarakat.

PONOROGO MAKNAJATIM – Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo tahun 2026 resmi dimulai.

Sebanyak 2.290 mahasiswa dilepas secara langsung oleh Plt. Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, dalam sebuah upacara khidmat yang berlangsung di Lapangan Kampus 2 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari pada Rabu (8/7/2026).

​Selama 25 hingga 40 hari ke depan, ribuan mahasiswa ini akan tersebar ke dalam 150 kelompok yang terbagi menjadi 7 klaster pengabdian strategis. Klaster-klaster tersebut meliputi:

​KPM Reguler Multidisiplin

​KPM Reguler Responsif

​KKN/KPM Kolaboratif Nusantara Serang–Banten

​KKN/KPM Kolaboratif Persemakmuran Eks IAIN Sunan Ampel

​KPM Kompetitif Rekognisi Pengabdian Masyarakat (RPM) Berbasis Pesantren
​International Community Service Program (ICSP) Malaysia

​KKN/KPM Kolaboratif Moderasi Beragama

​Dalam sambutannya, Plt. Bupati Bunda Lisdyarita menyampaikan apresiasi yang tinggi atas konsistensi UIN Kiai Ageng Muhammad Besari dalam menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui program pengabdian masyarakat ini.

​”KPM ini luar biasa. Ini merupakan wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadirkan pembangunan yang partisipatif dan berkelanjutan,” ujar Bunda Lisdyarita.

​Beliau juga menitipkan pesan mendalam kepada seluruh peserta agar selalu menjaga nama baik almamater, mengedepankan etika, dan berbaur secara harmonis dengan warga lokal.

​”Saya berpesan jagalah sikap, etika, sopan santun, dan saling koordinasi. Ilmu yang sudah didapatkan, berikan dan terapkan ke masyarakat,” tegasnya.

​Sementara itu, Rektor UIN Kiai Ageng Muhammad Besari, Prof. Dr. Evi Muafiah, M.Ag., menjelaskan bahwa KPM tahun ini mengusung tema besar: “Sustainable Community Development Berbasis Ekoteologi dalam Penguatan Multisektor: Pendidikan, Hukum, Ekonomi, dan Sosial Keagamaan”.

​Melalui tema ini, mahasiswa diarahkan untuk mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dan pelestarian lingkungan dalam setiap program kerja mereka.

Rektor menekankan pentingnya aksi nyata terhadap lingkungan, salah satunya melalui pengelolaan limbah.

​”Silakan mengelola sampah, karena itu bukti cinta kita atas ciptaan Allah, yaitu bumi yang dipercayakan kepada kita untuk mengelolanya,” ungkap Rektor.

​Senada dengan Rektor, Ketua LPPM UIN Kiai Ageng Muhammad Besari, Dr. Unun Roudlotul Janah, M.Ag., memastikan bahwa seluruh mahasiswa yang diterjunkan telah dibekali dengan kesiapan matang.

Sebelum turun ke lapangan, mereka telah mengikuti serangkaian pembekalan intensif dari para dosen, pakar, hingga praktisi lingkungan.

​”Jadikan KPM ini sebagai ruang belajar dan berbagi ilmu serta pengalaman bersama masyarakat.

Implementasikan berbagai program dan kegiatan yang telah kalian dapatkan di pembekalan sebelumnya,” pungkas Unun.

​Dengan pelepasan resmi ini, 2.290 mahasiswa UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo siap bergerak membawa agen perubahan (agent of change) yang ramah lingkungan dan berdampak nyata bagi penguatan multisektor di berbagai daerah hingga kancah internasional.

Editor: Tatang Dahono

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *