banner 728x250

Semarak HSN 2026 Ponorogo Sajikan Beragam Event Keagamaan

banner 120x600
banner 468x60
  • Foto: Prokopim /Pemkab Ponorogo menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Ruang Bantarangin, Senin (5/10/2026).

Ringkasan Berita:

  • Pemkab Ponorogo menggelar rapat koordinasi persiapan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang dipimpin Plt. Bupati Lisdyarita di Ruang Bantarangin, Senin (5/10/2026).
  • Kegiatan ini menyiapkan serangkaian acara keagamaan—mulai dari lomba, khotmil Qur’an, apel besar, hingga pawai obor—dengan melibatkan organisasi pemuda dan pemakaian busana santri selama sepekan untuk memperkuat identitas Ponorogo sebagai Kota Santri.

​PONOROGO MAKNAJATIM – Menguatkan identitasnya sebagai Kota Santri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo kembali bersiap menyemarakkan Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang diperingati setiap 22 Oktober.

banner 325x300

Guna memastikan seluruh agenda berjalan optimal, Pemkab Ponorogo menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan di Ruang Bantarangin, Senin (5/10/2026).

​Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Ponorogo, Lisdyarita, serta dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, organisasi masyarakat (ormas), organisasi mahasiswa, hingga berbagai lembaga keagamaan.

​Dalam arahannya, Lisdyarita menyampaikan sejumlah agenda keagamaan yang telah disiapkan untuk memeriahkan HSN tahun ini, di antaranya:

  • ​Lomba tilawah Al-Qur’an
  • ​Festival hadrah
  • ​Lomba dai cilik
  • ​Khotmil Qur’an serentak
  • Apel besar peringatan HSN
  • ​Pawai obor

​Lisdyarita menegaskan bahwa HSN bukan sekadar agenda formal milik pemerintah daerah, melainkan milik seluruh masyarakat Ponorogo.

Oleh karena itu, pelaksanaannya akan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan organisasi pemuda dalam struktur kepanitiaan, seperti Ansor, IPNU-IPPNU, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, PMII, HMI, dan IMM.

​”Kegiatan ini bukan hanya milik Pemkab saja, tetapi panitia harus melibatkan semua unsur, dari mahasiswa, organisasi, hingga lembaga. Kita beri kesempatan kepada anak muda untuk terlibat aktif,” tegasnya.

​Selain jajaran agenda utama, Pemkab Ponorogo juga akan mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk mengenakan pakaian khas santri selama satu pekan penuh sebagai bentuk dukungan semarak HSN.

​Melalui momentum ini, Lisdyarita berharap peringatan HSN 2026 dapat memperkuat kebersamaan, menjaga kerukunan antarwarga, serta menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman di Kabupaten Ponorogo.

​”Mohon dukungan dari seluruh pihak. Semoga melalui koordinasi hari ini, kita dapat menyelenggarakan peringatan HSN yang penuh makna, membawa kegembiraan bagi masyarakat, serta memperkuat kerukunan dan kecintaan kita terhadap nilai-nilai Islam,” pungkasnya.

Editor: Tatang.D

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *