banner 728x250

Perjuangkan Permodalan UMKM Plt. Bupati Ponorogo Hadiri Rakornas TPAKD

banner 120x600
banner 468x60

Foto: Dok.Prokopim / Bunda Lisdyarita  jemput  bola ke Rakornas  TPAKD Jakarta.

​Ringkasan Berita:

banner 325x300
  • Plt. Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, hadir langsung dalam Rakornas TPAKD di Jakarta (22/10/2026) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.
  • ​Kehadiran tersebut dimanfaatkan untuk memperjuangkan akses layanan keuangan yang lebih mudah bagi warga Ponorogo, khususnya pelaku UMKM.

​PONOROGO  MAKNAJATIM — Akses permodalan yang kerap menjadi batu sandungan klasik bagi pelaku usaha kecil di Ponorogo mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Demi mendongkrak perekonomian kerakyatan, Plt. Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, turun tangan langsung dengan melangkah ke ibu kota demi memperjuangkan kemudahan finansial bagi warganya.

​Bunda Lisdyarita hadir langsung di Jiexpo Convention Center, Jakarta, untuk mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang dihelat pada Kamis, 22 Oktober 2026.

​Forum strategis nasional ini dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta dihadiri oleh jajaran menteri, pimpinan lembaga keuangan, dan kepala daerah dari seluruh penjuru tanah air.

​Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas terbentuknya 552 TPAKD di berbagai daerah hingga akhir 2024 lalu.

Presiden menegaskan bahwa TPAKD memegang peranan krusial sebagai wadah terpadu agar layanan keuangan dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat luas, sehingga pertumbuhan ekonomi nasional dapat dirasakan secara merata hingga ke daerah.

​”Kehadiran TPAKD harus menjadi solusi nyata di tengah masyarakat, memotong birokrasi keuangan yang rumit, dan memastikan pemerataan ekonomi benar-benar terwujud,” pesan penting yang mengemuka dalam rakornas tersebut.

​Bagi Kabupaten Ponorogo, momentum Rakornas TPAKD ini dimanfaatkan secara maksimal oleh Bunda Lisdyarita untuk merapatkan barisan bersama para pemangku kepentingan sektor keuangan nasional dan regional.

​Langkah ini diambil dengan satu target utama yang tegas:

  • layanan keuangan harus semakin mudah dijangkau oleh warga Ponorogo, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
  • ​Melalui optimalisasi peran TPAKD di Ponorogo, para pelaku usaha kecil diharapkan ke depannya dapat lebih leluasa memperoleh dukungan pembiayaan yang sehat, cepat, dan transparan.

Dengan begitu, mimpi mereka untuk menumbuhkan serta mengembangkan usahanya tidak lagi terhalang oleh rumitnya persyaratan di lembaga keuangan konvensional.

​Langkah “jemput bola” yang dilakukan Pemkab Ponorogo ini sekaligus menjadi angin segar bagi para pelaku UMKM lokal untuk terus berekspansi, naik kelas, dan menjadi motor penggerak utama perekonomian daerah.

Editor: Tatang.D

​

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *