banner 728x250

Hari Jadi Trenggalek ke-832: Dari Kirab Bibit, Udik-udik 11 Ribu hingga Wayang Semalam Suntuk

banner 120x600
banner 468x60

Hari Jadi Trenggalek ke-832: Dari Kirab Bibit, Udik-udik 11 Ribu, hingga Wayang Semalam Suntuk

banner 325x300

Foto: Prokopim / Hari jadi dibuka untuk umum

Ringkasan Berita:

  • Petani lokal dilibatkan langsung menjadi bagian dari pasukan prajurit tradisional sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap Swasembada Pangan Nasional.
  • ​Masyarakat disuguhkan puluhan tumpeng gratis untuk dinikmati bersama Bregodo Tani di area acara.
  • ​Bupati dan Wakil Bupati membagikan bibit pohon gratis serta 11 ribu kantong udik-udik sepanjang rute menuju Pendopo sebagai simbol doa memohon keberkahan (kawelasan).
  • ​ Dimeriahkan dengan Seni Tiban (doa meminta hujan), lomba panjat pinang, dan ditutup pertunjukan wayang kulit semalam suntuk lakon Wahyu Makutho Rama oleh Ki Purbo Asmoro.

TRENGGALEK MAKNAJATIM  – Peringatan Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek tahun 2026 dipastikan berlangsung beda dan jauh lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya.

Pemerintah Kabupaten Trenggalek berkomitmen meruntuhkan sekat antara pejabat dan warga dengan menggelar pesta rakyat yang seratus persen terbuka untuk umum.

​Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin), usai menjalani prosesi adat Jamas Prasasti Kamulan pada Sabtu (29/8/2026).

​ Monggo nanti silakan menyesuaikan diri. Duduk nanti bareng bersama Bregodo-Bregodo yang ada. Lenggah di sini, bisa nderek menikmati suguhan yang ada,” ujar Mas Ipin.

​ Sebagai bentuk penghormatan atas peran vital petani dalam mendukung keberhasilan Swasembada Pangan Nasional—sejalan dengan arahan Presiden Prabowo—para petani lokal diterjunkan langsung menjadi bagian utama pasukan prajurit tradisional (Bregodo).

​ Warga yang hadir dapat duduk bersanding dengan Bregodo Tani untuk menikmati puluhan tumpeng yang telah disiapkan secara gratis oleh Pemkab Trenggalek.

​ Sepanjang rute kirab menuju Pendopo, Mas Ipin bersama Wakil Bupati akan membagikan bibit pohon gratis serta 11 ribu kantong udik-udik (uang koin/hadiah) kepada warga di tepi jalan.

Angka 11 ribu ini disimbolkan sebagai doa memohon kawelasan (welas asih) dan perlindungan Gusti Allah melalui para malaikat-Nya.

​Untuk menyemarakkan suasana menjelang malam puncak, dipagelarkan Tarian Tiban (ritual seni meminta hujan) sebagai ujub doa agar ketersediaan air dan hasil pertanian warga melimpah, diselingi keseruan lomba panjat pinang.

​ Kemeriahan ditutup dengan pertunjukan wayang kulit legendaris membawakan lakon Wahyu Makutho Rama yang dibawakan oleh dalang kondang Ki Purbo .

Editor: Tatang Dahono

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *