banner 728x250

Rekor Purna Tugas Sekda Trenggalek Sukses Dampingi 6 Bupati Berbeda

banner 120x600
banner 468x60

Foto: Prokopim / Pengabdian 40 Tahun Rampung, Sekda Trenggalek Edy Soepriyanto Terima SK Pensiun

 

banner 325x300

Ringkasan Berita:

  • Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin), menyerahkan SK Pensiun kepada Sekda Trenggalek, Edy Soepriyanto, bersamaan dengan pembekalan bagi 81 ASN yang memasuki masa purna tugas periode Juli–September 2026.
  • ​Rincian ASN Purna Tugas:
    ​1 Juli 2026: 36 ASN (Masa kerja terlama: Sekda Edy Soepriyanto, 40 tahun 5 bulan).
    ​1 Agustus 2026: 30 ASN (Masa kerja terlama: Sumiran, Guru SMPN 4, 40 tahun 6 bulan).
    ​1 September 2026: 15 ASN (Masa kerja terlama: Suprapto, Guru SDN Wonocoyo, 39 tahun 6 bulan).
  • ​Posisi Sekda sementara akan diisi oleh Penjabat (Pj) Sekda sembari menunggu proses mekanisme di Badan Kepegawaian Negara (BKN).

TRENGGALEK MAKNAJATIM – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin), secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Trenggalek, Edy Soepriyanto.

Penyerahan ini dilakukan di tengah agenda pembekalan Aparatur Sipil Negara (ASN) Purna Tugas yang berlangsung di Pendopo Manggala Praja Nugraha pada Kamis (25/6/2026).

​Sebanyak 81 ASN yang akan memasuki masa purna tugas untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026 turut hadir dalam pembekalan tersebut.


​Berikut adalah rincian ASN yang memasuki masa purna tugas beserta masa pengabdian terlama di setiap periodenya:

Untuk TMT Pensiun per 1 Juli 2026 sebanyak 36 ASN dengan pengabdian terlama 40 tahu 5 bulan dipegang oleh Sekda Trenggalek Edy Soepriyanto.

Sedangkan untuk TMT Pensiun per 1 Agustus 2026 sebanyak 30 orang dengan masa kerja terlama 40 tahun 6 bulan dipegang oleh Sumiran, guru di SMPN 4 Trenggalek.

Sementara untuk TMT Pensiun per 1 September 2026 sebanyak 15 orang dengan peengabdian terlama 39 tahun 6 bulan dipegang oleh Suprapto guru di SDN Wonocoyo Panggul.

Sesuai regulasi, kalau sudah masuk pensiun kita berikan pembekalan, sekaligus teknis mengenai hal-hal terkait masa purna tugas.

Kebetulan Pak Edy Soepriyanto ini TMT-nya nanti pada tanggal 1 Juli, sehingga acaranya kita selenggarakan hari ini.

Tadi beliau juga saya minta untuk mempersiapkan hal-hal sebelum purna agar roda pemerintahan bisa terus berjalan,” terang Mas Ipin.

​Bagi Bupati Arifin, Sekda Edy Soepriyanto memiliki kedekatan emosional yang sangat mendalam.

Mas Ipin mengungkapkan bahwa Edy adalah Sekda pertama yang ia seleksi dan pilih sendiri selama menjabat sebagai kepala daerah.

​”Artinya, orang yang paling saya percaya untuk mengomandani sistem birokrasi di Trenggalek ya Pak Edy ini.

Saya sangat dekat dengan beliau tidak hanya di dalam kantor, tapi juga di luar kantor karena sama-sama suka main bola.

Beliau sudah menemani saya melewati masa-masa sulit dan membereskan beberapa persoalan,” kenang Mas Ipin.

​Saat ditanya mengenai siapa pengganti posisi Sekda kedepannya, Mas Ipin menjelaskan bahwa prosesnya membutuhkan waktu karena harus melalui mekanisme ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Untuk sementara waktu, Pemerintah Kabupaten Trenggalek akan mengajukan izin untuk mengisi posisi tersebut dengan Penjabat (Pj) Sekda.

​Di sisi lain, Edy Soepriyanto menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran prosesi penyerahan SK Pensiun ini.

Menutup karier yang dimulai sejak tahun 1986, mantan Asisten Pemerintahan dan Kesra ini mencatatkan rekor luar biasa dengan berhasil mendampingi 6 Bupati Trenggalek yang berbeda sepanjang masa kerjanya.

​Daftar Bupati yang pernah didampingi oleh Edy Soepriyanto:

​Bupati Slamet

​Bupati Ernomo

​Bupati Mulyadi (periode pertama)
​Bupati Soeharto

​Bupati Mulyadi (periode kedua)

​Bupati Emil Elestianto Dardak

​Bupati Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin)

​”Tentu ada dinamika dan romantika permasalahan. Namun atas kebersamaan, kami bisa melaksanakan semua tugas,” ungkap Edy.
​Ia juga berpesan agar seluruh Perangkat Daerah di Trenggalek tetap menjaga soliditas.

“Sesuai dawuh Pak Bupati tadi, purna tugas tidak berarti berhenti mengabdi. Kalau kemarin saya melaksanakan tugas negara, karena sudah purna kami nanti akan mengabdi dan berkarya dari lingkungan yang lainnya,” pungkas sang penghobi sepak bola tersebut.

Editor: Tatang Dahono

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *