banner 728x250

BPS Trenggalek Siap Gelar Sensus Ekonomi Secara Door-to-Door

banner 120x600
banner 468x60

Foto: Boby / Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Trenggalek Abu Amar saat wawancara dengan awak media

 

banner 325x300

Ringkasan Berita:

  • BPS Kabupaten Trenggalek sedang mematangkan persiapan Sensus Ekonomi 2026 secara bertahap mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
  • ​ Pendataan dilakukan secara door-to-door (kunjungan langsung ke rumah warga) untuk memastikan keakuratan data di semua lapisan masyarakat, termasuk jajaran Forkopimda.
  • ​BPS Trenggalek bekerja sama erat dengan Pemda dan Forkopimda (Kapolres, Dandim, dll.) untuk menjamin keamanan petugas serta menyosialisasikan agenda ini hingga tingkat RT.
  • ​Sensus menitikberatkan pada kondisi ekonomi, karakteristik rumah tinggal, dan aktivitas ekonomi (seperti pertanian, perdagangan, jasa, industri).
    ​BPS mengerahkan 1.112 personel (998 petugas lapangan dan sisanya pengawas) yang sudah terlatih

TRENGGALEK MAKNAJATIM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Trenggalek tengah mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Pendataan berskala besar ini dijadwalkan berlangsung secara bertahap mulai tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

​Kepala BPS Kabupaten Trenggalek, Abu Amar, menyatakan bahwa sensus kali ini akan dilakukan dengan metode kunjungan langsung dari rumah ke rumah (door-to-door) demi memastikan keakuratan data di seluruh lapisan masyarakat, termasuk jajaran pejabat daerah.

​”Dalam pendataan Sensus Ekonomi ini, kami melakukan pendataan secara door-to-door ke semua warga Trenggalek, termasuk bapak dan ibu jajaran Forkopimda.

Oleh karena itu, saat ini saya intens melakukan koordinasi, salah satunya dengan Ketua DPRD Trenggalek,” ujar Abu Amar pada Kamis (11/6/2026).

​Mengingat luasnya jangkauan pendataan lapangan, BPS Trenggalek membangun kolaborasi erat dengan jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) hingga elemen Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

​”Karena metode yang digunakan adalah door-to-door, kami berkolaborasi dengan Kapolres, Dandim, dan unsur Forkopimda lainnya.

Dukungan ini sangat penting untuk memastikan keamanan dan kelancaran petugas kami saat bertugas di lapangan,” tambahnya.

​Selain itu, BPS juga telah berkoordinasi dengan Pemda untuk menyosialisasikan agenda nasional ini secara masif hingga ke tingkat Rukun Tetangga (RT).

​Sensus Ekonomi 2026 di Trenggalek akan menitikberatkan pada beberapa indikator utama yang merefleksikan kondisi rill di masyarakat. Abu Amar menjelaskan bahwa fokus pendataan meliputi:

​Kondisi ekonomi masyarakat.

​Karakteristik bangunan rumah tinggal.
​Aktivitas kegiatan ekonomi, termasuk sektor pertanian yang menjadi salah satu pilar daerah.

​”Intinya, kami sedang menyiapkan basis data untuk menyusun struktur ekonomi di Trenggalek.

Kita akan melihat sejauh mana kontribusi sektor pertanian, perdagangan, jasa, industri, dan sektor lainnya.

Hasil dari sensus ini nantinya juga akan menjadi dasar penting dalam penghitungan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB),” papar Abu Amar.

​Menyinggung performa makro saat ini, ia menyebutkan bahwa data statistik Trenggalek berada pada posisi yang stabil.

“Untuk data statistik, saat ini posisinya masih normal. Tidak terlalu bawah dan tidak terlalu atas untuk skala Jawa Timur,” imbuhnya.

​Guna menyukseskan agenda ini, BPS Trenggalek mengerahkan total 1.112 personel, dengan rincian 998 petugas pendataan lapangan dan sisanya bertindak sebagai pengawas. Seluruh petugas dipastikan telah menjalani pelatihan intensif dan simulasi kunjungan.

​BPS juga menerapkan SOP yang ketat jika mendapati rumah warga yang kosong saat dikunjungi.

“Setiap kunjungan yang belum membuahkan hasil karena pemilik rumah tidak berada di tempat akan dicatat secara sistematis.

Petugas wajib melakukan kunjungan ulang beberapa kali sampai berhasil menemui warga yang bersangkutan,” tegas Abu Amar.

​Melalui persiapan yang matang dan pengawalan ketat dari berbagai pihak, BPS Trenggalek optimistis Sensus Ekonomi 2026 dapat menghasilkan data yang valid, akurat, dan tepercaya sebagai landasan pembangunan daerah di masa depan.

Editor: Tatang Dahono

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *