Foto: Prokopim/ heboh Bupati Arifin ikut menari
Ringkasan Berita:
-
Gelaran seni Trenggalek Menari #5: Kelakar Akar sukses digelar oleh komunitas Kabul Cultural Space di Amphiteater Hutan Kota Trenggalek pada Sabtu (16/5/2026) malam.
-
Acara yang memadukan estetika tari dan suasana magis alam ini sukses memukau penonton serta mendapat apresiasi tinggi dari Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin).
-
Melihat besarnya potensi bakat lokal, Bupati Ipin menantang para seniman untuk menggelar next project yang lebih ekstrem tahun depan, dengan memanfaatkan kekayaan alam Trenggalek seperti air terjun, aliran sungai, hingga pesisir pantai.
TRENGGALEK MAKNAJATIM – Malam Minggu kemarin (16/5/2026) jadi saksi bisu betapa “liarnya” kreativitas arek-arek Trenggalek! Gelaran seni spektakuler bertajuk Trenggalek Menari #5: Kelakar Akar sukses mengguncang Amphiteater Hutan Kota (Hukot) dan bikin penonton—termasuk orang nomor satu di Trenggalek, Bupati Mochamad Nur Arifin—geleng-geleng kepala saking takjubnya!
Suasana magis hutan kota berpadu sempurna dengan gerak estetis para penyaji.
Penonton dibuat terpaku, atmosfernya magis, dan keseruannya bener-bener next level!
Begitu reaksi spontan Mas Bupati Ipin seusai acara. Wajah sumringah gak bisa disembunyikan dari sosok bupati muda ini. Beliau bener-bener dibuat terkesima dengan karya-karya out-of-the-box yang disuguhkan malam itu.
Menariknya, saat acara mendekati akhir, rintik gerimis mulai turun membasahi bumi. Alih-alih bikin bubar, momen ini malah dianggap magis!
”Luar biasa, pecah! Dan ditutup dengan rintik-rintik gerimis, menandakan bahwa Bumi Trenggalek bersyukur hari ini semuanya bisa mengeluarkan karyanya, rasanya, dan menjadikan alam Trenggalek menjadi hidup,” ungkap Mas Ipin dengan penuh emosional. Vibe-nya bener-bener kayak direstui semesta, gaes!
Melihat antusiasme penonton yang membludak dan bakat-bakat lokal yang super potensial, Mas Ipin langsung “menantang” para seniman untuk keluar dari zona nyaman.
Kalau tahun ini hutannya sudah berhasil “dijinakkan”, tahun depan targetnya harus lebih ekstrem memanfaatkan kekayaan alam Trenggalek!
Rencana Next Project Mas Ipin:
Menari di bawah guyuran air terjun yang dingin nan eksotis.
Berkolaborasi dengan riak aliran sungai.
Menggelar teatrikal magis di pesisir pantai sambil memainkan butiran pasir.
”Hari ini kita bermain di hutan. Next, ditunggu penampilannya di bawah air terjun, di aliran sungai, pesisir pantai, memainkan pasir-pasir,” sambung Mas Ipin yang langsung disambut tepuk tangan riuh.
Di akhir bincang-bincang, Mas Ipin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada otak di balik layar kesuksesan acara ini, yaitu komunitas Kabul Cultural Space dan seluruh tim Trenggalek Menari.
”Jadi teman-teman Kabul Cultural Space dan teman-teman Trenggalek Menari, semangat terus ngrembaka (berkembang) dan terus nyawiji (menyatu),” pungkasnya penuh semangat.
Wah, kalau bupatinya aja sudah se-suportif ini dan tantangannya se-gokil itu, kira-kira bakal se-epik apa ya Trenggalek Menari versi alam liar berikutnya? Kita tunggu saja kejutan budaya selanjutnya!
Editor: Tatang Dahono


















