banner 728x250

Gema Takbir di Trenggalek: Mas Ipin Ajak Warga Melangitkan Sayyidul Istighfar

banner 120x600
banner 468x60

Foto ; Prokopim / Malam Takbiran Trenggalek 1447 H: Haru, Khidmat, dan Aman

TRENGGALEK MAKNAJATIM– Suasana khidmat menyelimuti Kabupaten Trenggalek saat Ramadhan 1447 H resmi berakhir.

banner 325x300

Gema Takbir, Tahmid, dan Tahlil bergema menandai kemenangan umat Muslim setelah sebulan penuh berjuang menahan lapar, dahaga, serta hawa nafsu.

Di tengah kegembiraan merayakan kemenangan, terselip rasa haru karena harus berpisah dengan bulan suci yang penuh ampunan.

​Dalam kegiatan Gema Takbir yang dipusatkan di serambi Masjid Agung Baiturrahman, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin), hadir bersama jajaran Forkopimda.

Ada yang berbeda dalam peringatan malam Idul Fitri kali ini; Mas Ipin secara khusus meminta agar doa Sayyidul Istighfar dilantunkan bersamaan dengan gema takbir.

Mas Ipin menjelaskan bahwa permintaan khusus tersebut merupakan bentuk ikhtiar batin agar dirinya, keluarga, serta seluruh masyarakat Trenggalek benar-benar mendapatkan ampunan dari Allah SWT sebelum Ramadhan sepenuhnya berlalu.

​”Namanya kita ditinggal Ramadhan, ini kan bulan penuh maghfiroh. Maka doa saya untuk masyarakat dan termasuk saya khususnya, semoga dalam bulan ini sudah sempat diampuni oleh Allah SWT.

Saya mendoakan demikian juga untuk masyarakat Kabupaten Trenggalek,” ujar Mas Ipin, Kamis (19/3/2026).

​Sayyidul Istighfar dikenal sebagai “Raja Istighfar”, doa permohonan ampunan paling utama yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Dengan melantunkan doa ini, diharapkan seluruh amal ibadah selama sebulan penuh diterima dan dosa-dosa dihapuskan.

​Usai melaksanakan prosesi Gema Takbir di Masjid Agung, Bupati beserta rombongan Forkopimda bergerak menuju Pos Pelayanan Ops Ketupat Semeru Polres Trenggalek yang berlokasi di area parkir Agro Park.

​Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di malam lebaran tetap terjaga. Berdasarkan pantauan di lapangan:

​Kondisi Lalu Lintas: Terpantau lancar meski ada peningkatan aktivitas warga.

​Kamtibmas: Situasi dinyatakan aman, tertib, dan kondusif.

​Kesiapan Personel: Petugas gabungan tetap siaga melayani pemudik dan masyarakat setempat.

​Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Trenggalek berharap semangat Ramadhan dapat terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan masyarakat yang lebih religius dan harmonis.

Editor : Dahono

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *