banner 728x250

Fraksi PKB Trenggalek tasyakuran atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional

banner 120x600
banner 468x60

Foto; Boby/ Fraksi PKB tasyakuran atas penganugerahan Pahlawan nasional

TRENGGALEK MAKNAJATIM –

banner 325x300

Bertempat diaula DPRD Trenggalek, Fraksi PKB menggelar tasyakuran atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada tiga tokoh,
​Almarhum K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
​Almarhum Syaikhona Muhammad Kholil
​Almarhumah Marsinah, Jumat (14/11/2025).

​Tujuan tasyakuran dan doa bersama atas gelar Pahlawan Nasional untuk tiga tokoh tersebut, serta semua Pahlawan Nasional Indonesia.

Sukarodin Ketua DPC PKB Trenggalek sekaligus Ketua Fraksi PKB menyoroti bagaimana ketiga tokoh tersebut, menjadi sumber inspirasi bagi kader dan pemangku kebijakan PKB di Trenggalek.

​Penetapan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional menjadi inspirasi untuk meningkatkan kepedulian terhadap buruh, termasuk terkait Upah Minimum Kabupaten (UMK).

​Memastikan BPJS Ketenagakerjaan tidak terlewatkan dan menjamin keselamatan kerja.

​Berjanji sebagai wakil rakyat akan memperjuangkan nasib buruh dari segala aspek.

​ Syaikhona Muhammad Kholil
​Dianggap sebagai inspirator para ulama besar yang ada di Trenggalek.

​Dikutip tentang istilah “Ngetan” (Tholabul Ilmi) yang diakhiri di Bangkalan kepada Syaikhona Muhammad Kholil.
​Disebutkan bahwa beliau adalah guru besar dari Hasyim Ashari (pendiri NU).

​K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
​Dianggap sebagai sumber inspirator, karena tingkat kepedulian kepada masyarakat yang cukup tinggi, terutama yang termarjinalkan.

​Disebutkan sebagai tokoh yang saking baiknya di dunia, beliau mungkin belum ditanya oleh Malaikat dan makamnya selalu diziarahi. “tutupnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *