banner 728x250

Koperasi Desa Merah Putih Ponorogo Siap Meluncur Fisik Capai 82 Persen!

banner 120x600
banner 468x60

Foto: Dok. Prokopim / Tim Verval disambut Plt. Bupati Ponorogo Bunda Lisdyarita bersama jajaran perangkat daerah dan forkopimda

 

banner 325x300

Ringkasan Berita:

  • Tim Verval Mabes TNI meninjau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Ponorogo.
  • Hasilnya, 82% dari 307 koperasi fisik pembangunannya sudah rampung dan siap diluncurkan akhir bulan ini untuk menyediakan sembako murah, simpan pinjam, hingga subsidi pupuk bagi warga.

​PONOROGO MAKNAJATIM — Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo menunjukkan progres signifikan.

Berdiri fisik saja tidak cukup, pemerintah pusat dan daerah kini memastikan seluruh unit benar-benar siap beroperasi secara optimal demi melayani kebutuhan warga.

​Untuk memastikan kesiapan tersebut, Tim Verifikasi dan Validasi (Verval) Mabes TNI turun langsung melakukan peninjauan di Ponorogo.

Kedatangan tim yang dipimpin oleh Ketua Tim Verval Mabes TNI Mayjen TNI Maulana Ridwan ini disambut hangat oleh Plt. Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, beserta jajaran Forkopimda di Pringgitan Rumah Dinas Bupati, Selasa (20/10/2026).

​Dalam pemaparannya, Bunda Lisdyarita merinci bahwa dari total 307 KDKMP yang direncanakan di Ponorogo, sebanyak 299 unit telah mengantongi lahan definitif.

​Dari jumlah tersebut, progres pembangunan fisiknya mencatatkan angka gemilang:
​252 unit (sekitar 82%) pembangunan fisiknya telah rampung 100 persen.

​192 KDKMP dari target 200 unit telah berhasil divalidasi pada tahap verifikasi awal.

​8 unit sisanya saat ini masih menghadapi kendala administrasi kepemilikan lahan.

​“Saya meminta agar seluruh jajaran terkait tidak hanya mencatat permasalahan, tetapi juga segera menyusun langkah penyelesaian yang konkret,” tegas Bunda Lisdyarita menyikapi kendala lahan yang ada.

​Sementara itu, Mayjen TNI Maulana Ridwan menjelaskan bahwa kehadiran Tim Verval bukan sekadar melakukan pengecekan administratif dan fisik.

Tim juga turut mensosialisasikan fungsi strategis koperasi agar manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat luas.

​Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, BUMN, PLN, Perum Bulog, serta lembaga terkait lainnya.

Sinergi ini dinilai krusial agar operasional koperasi dapat berjalan efisien dan memberikan nilai tambah bagi warga desa.

​“Tak hanya gerai sembako, di KDKMP juga ada layanan simpan pinjam, apotek, subsidi pupuk, dan sebagainya.

Otomatis harganya lebih rendah dibandingkan di luar. Maka kolaborasi sangat penting,” ungkap Mayjen TNI Maulana Ridwan.

​Mengakhiri kunjungannya, Mayjen TNI Maulana mengapresiasi capaian positif yang ditunjukkan oleh Kabupaten Ponorogo.

Namun, ia juga mengingatkan agar target pembangunan yang belum tuntas segera diselesaikan bersama solusi antisipatif.

​Mengutip instruksi langsung dari Presiden, ia menyampaikan bahwa peluncuran nasional ribuan koperasi desa ini ditargetkan berlangsung pada akhir bulan ini.

​“Sesuai dengan instruksi Bapak Presiden, insyaallah di akhir bulan ini mudah-mudahan 8.000 Kopdes ini bisa diluncurkan.
Mohon dengan sangat, untuk tahap berikutnya, mendapatkan tempat yang tidak bermasalah.

Itu permintaan kami, agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari,” pungkasnya.

Editor: Tatang. D

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *