Foto: Prokopim / Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin turun langsung meninjau kondisi jalan ruas Krandekan-Gandusari
Ringkasan Berita:
- Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin meninjau ruas jalan Krandekan–Gandusari (5,5 km) beranggaran Rp10 miliar yang saat ini memasuki tahap akhir tender dan ditargetkan mulai dikerjakan pekan depan.
- Penanganan koridor ini bersama 22 paket infrastruktur 2026 lainnya disambut positif warga, karena dinilai dapat memperlancar mobilitas ekonomi serta meningkatkan keselamatan pengendara
TRENGGALEK MAKNAJATIM – Angin segar berembus bagi masyarakat Kecamatan Gandusari dan sekitarnya.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin), turun langsung meninjau kondisi jalan ruas Krandekan-Gandusari pada Rabu (9/9/2026).
Peninjauan infrastruktur ini dilakukan di sela-sela agenda penyerahan bantuan bagi warga kurang mampu untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal.
Peningkatan jalan sepanjang 5,5 kilometer tersebut kini memasuki babak akhir proses pengadaan.
Pemerintah Kabupaten Trenggalek mengalokasikan anggaran sekitar Rp10 miliar yang bersumber dari dana pinjaman daerah.
Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Trenggalek, Anjang Purwoko, mendampingi langsung peninjauan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa penanganan jalur ini merupakan prioritas utama untuk menuntaskan satu koridor transportasi penting.
”Ruas ini memang prioritas. Tahun 2024 lalu, ruas Kedunglurah-Krandekan sudah ditangani lewat DAK, meski masih menyisakan sekitar 400 meter.
Nah, untuk Krandekan-Gandusari kita eksekusi tahun ini dengan dana pinjaman.
Sisa 400 meter sebelumnya akan kita tuntaskan di APBD Induk 2027, sehingga koridor ini tersambung sempurna,” terang Anjang.
Saat ini, proses tender jalan Krandekan-Gandusari berada pada tahap evaluasi penawaran.
Dinas PUPR menargetkan penandatanganan kontrak dapat dilakukan pekan depan agar pengerjaan fisik di lapangan bisa segera dimulai.
Tak hanya ruas Krandekan-Gandusari, Pemkab Trenggalek juga menggenjot 22 paket pekerjaan infrastruktur lainnya pada APBD Induk 2026:
3 Paket DAK (Sudah Berjalan): 2 paket di Kecamatan Durenan dan 1 paket pembangunan Jembatan Kembang Sore di Kecamatan Pule.
19 Paket Mini Kompetisi, saat ini memasuki tahap evaluasi menuju penandatanganan kontrak.
2 Pengadaan khusus untuk perbaikan jembatan di Karangrejo (Kampak) dan Munjungan.
Rencana perbaikan jalan ini disambut hangat oleh warga setempat yang telah lama mendambakan akses jalan yang mulus dan aman.
Siti Qoiriyah, pedagang es teh dan jajanan asal RT 16 RW 08 Desa Krandekan, tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya saat mengetahui jalan di depan wilayahnya akan segera dibangun.
”Tentunya saya sangat senang mendengar kabar jalan ini mau diperbaiki.
Harapan saya pengerjaannya segera dilaksanakan. Selain mempermudah mobilitas warga, jalan yang bagus tentu meminimalkan risiko kecelakaan atau orang jatuh,” ungkap Siti penuh harap.
Editor: Tatang.D


















