banner 728x250

Validasi Data Bansos Mas Ipin Turun Langsung Bantu Warga Gandusari

banner 120x600
banner 468x60

Foto: Prokopim / Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Bupati Trenggalek Mas Ipin Sisir Warga Kurang Mampu di Gandusari

Ringkasan Berita:

banner 325x300
  • Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) turun langsung ke 3 desa di Kecamatan Gandusari, Rabu (9/9/2026), untuk mencocokkan data warga kurang mampu dengan kondisi riil di lapangan.
  • Dalam peninjauan tersebut, Pemkab Trenggalek menemukan warga sakit dan berhunian tidak layak yang langsung ditindaklanjuti dengan fasilitasi rujukan rumah sakit serta pengusulan program bedah rumah.

TRENGGALEK MAKNAJATIM – Upaya memastikan ketepatan data dan kualitas pelayanan publik terus digenjot Pemerintah Kabupaten Trenggalek.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, memboyong jajarannya untuk turun langsung ke lapangan memvalidasi kondisi masyarakat kurang mampu di Kecamatan Gandusari, Rabu (9/9/2026).

​Langkah jemput bola ini menyasar 7 warga yang tersebar di 3 desa, yakni Desa Krandekan (3 orang), Desa Melis (2 orang), dan Desa Widoro (2 orang).

Peninjauan dilakukan untuk mencocokkan data di atas kertas dengan realitas yang dialami warga di pemukiman.

​Salah satu temuan mendesak terlihat saat rombongan mengunjungi kediaman Suparti di Desa Melis.

Suaminya, Sukiyo, terbaring lemas di tempat tidur dan membutuhkan pengobatan medis lanjutan.

Meski telah mengantongi Kartu Indonesia Sehat (KIS), keterbatasan ekonomi membuat keluarga ini tak mampu mengakses fasilitas rumah sakit.

Tak hanya itu, hunian yang mereka tempati juga masuk kategori tidak layak huni.

​Menyaksikan kondisi tersebut, pria yang akrab dipanggil Mas Ipin ini langsung menginstruksikan Dinas Sosial PPPA serta instansi terkait untuk segera mengambil tindakan.

​Akses kesehatan mengordinasikan fasilitasi rujukan rumah sakit bagi warga sakit yang terkendala biaya operasional.

​Rehabilitasi rumah, memproses pengusulan program bedah rumah agar hunian warga menjadi layak dan aman.

​Kabid Lingjamsos Dinas Sosial PPPA Trenggalek, Soelung Raharjeng S., menegaskan bahwa aksi turun ke lapangan ini merupakan komitmen Pemkab untuk menghadirkan pelayanan yang responsif.

​”Bapak Bupati turun langsung untuk melihat kondisi riil di lapangan dan memastikan kesesuaian data.

Jika ada kendala akses seperti yang dialami Pak Sukiyo, negara hadir untuk memfasilitasi hingga tuntas,” ujar Soelung.

​Melalui kroscek langsung ini, Pemkab Trenggalek berharap intervensi kemiskinan dan penanganan masalah sosial ke depan dapat berjalan lebih cepat, akurat, dan tepat sasaran.

Editor: Tatang.D

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *