banner 728x250

Nabil Lantik KONI Trenggalek: Targetkan Peningkatan Prestasi di Porprov 2027

banner 120x600
banner 468x60

Foto: Boby /Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur, M. Nabil saat wawancara dengan awak media

​TRENGGALEK MAKNAJATIM – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur, M. Nabil, secara resmi melantik jajaran pengurus KONI Kabupaten Trenggalek masa bakti terbaru.

banner 325x300

Dalam arahannya, Nabil menekankan pentingnya transformasi radikal dalam pola pembinaan atlet demi mendongkrak prestasi Trenggalek di kancah regional maupun nasional.

​Nabil menegaskan bahwa olahraga merupakan instrumen yang bisa dikuasai siapa saja, selama prinsip konsistensi dan keseriusan dalam berlatih serta bertanding terpenuhi.

Menurutnya, jam terbang atlet tidak bisa hanya dibangun melalui latihan rutin, melainkan harus diuji lewat kompetisi yang berkelanjutan.

Nabil menyatakan optimismenya terhadap kepemimpinan Doding Rachmadi sebagai Ketua Umum KONI Trenggalek yang baru. Dengan semangat dan visi baru, Trenggalek diharapkan mampu memperbaiki peringkatnya yang pada Porprov 2023 lalu berada di urutan ke-36.

​”Saya optimis di bawah kendali Mas Doding, Trenggalek bisa meningkat. Kita lihat daerah lain seperti Sampang dan Bangkalan yang dulu di posisi bawah, kini bisa melesat.

Trenggalek harus melakukan penguatan, termasuk mengoreksi kualitas pelatih dan melakukan rekrutmen secara objektif serta profesional,” ujar Nabil.

 

​Untuk mencapai target tersebut, KONI Jatim menyarankan Trenggalek segera melakukan pemetaan terhadap cabang olahraga (cabor) prioritas. Strategi yang ditawarkan meliputi:

​Identifikasi Cabor Unggulan: Fokus pada cabor yang memiliki rekam jejak prestasi kuat.

​Prioritas Nomor Perorangan: Mendahulukan pembinaan pada nomor individual dibandingkan beregu untuk efisiensi perolehan medali.

​Uji Coba Pra-Porprov: Mengikuti berbagai ajang sebelum Porprov 2027 untuk mengukur kemampuan dan mental bertanding atlet.

​KONI Jatim pun menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh (back-up) berupa Bimbingan Teknis (Bimtek) maupun asistensi perencanaan strategis demi menyongsong Porprov 2027.

​Menyinggung isu mutasi atlet, Nabil mengungkapkan bahwa peraturan baru akan segera diterbitkan. Fokus utama aturan ini adalah memperketat perpindahan atlet dari luar Jawa Timur guna menjaga komitmen jangka panjang terhadap prestasi provinsi.

​”Mutasi sesama daerah di Jatim ujung-ujungnya tetap untuk Jawa Timur. Namun, untuk atlet dari luar daerah, kita harus bangun komitmennya agar mereka benar-benar menjadi embrio atlet Jatim ke depan,” tegasnya.

​Ia juga menambahkan bahwa sistem denda akan diberlakukan bagi atlet yang melakukan mutasi sesaat demi kepentingan Porprov.

Hal ini bertujuan untuk meminimalisir praktik instan dan mendorong daerah untuk lebih fokus pada pembinaan atlet asli daerah.

​”Secara kelembagaan, kami berkepentingan. Jika prestasi di daerah meningkat, maka stok atlet Jawa Timur juga akan terjaga. Sebaliknya, jika daerah tertinggal dalam pembinaan, maka Jawa Timur secara keseluruhan juga akan merugi,” pungkas Nabil.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *