banner 728x250

Longsor Tutup Total Jalur Trenggalek-Ponorogo KM 16

banner 120x600
banner 468x60

Akses transportasi antar kabupaten Trenggalek – Ponorogo terputus sejak Selasa sore akibat longsor

​TRENGGALEK MAKNAJATIM – Upaya penanganan darurat terhadap material longsor yang menutup total jalur nasional Trenggalek-Ponorogo KM 16 terus dipacu.

banner 325x300

Insiden yang terjadi di Dusun Pacar, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu ini mengakibatkan akses transportasi antarkabupaten terputus total sejak Selasa sore (3/3).

​Pemerintah melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali bersama BPBD Kabupaten Trenggalek, TNI, dan Polri kini tengah bersiaga untuk melakukan pembersihan material segera setelah kondisi cuaca dinyatakan aman.

​Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 Jatim, BBPJN Jatim-Bali, Endhy Aktony, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah percepatan pembersihan badan jalan.

Sebanyak dua hingga tiga unit alat berat jenis ekskavator dijadwalkan tiba di lokasi pada tengah malam ini untuk memulai pengerjaan.

​“Malam ini rencana didatangkan dua sampai tiga alat berat dari rekanan terdekat (BJ, Moderna, Gorga, dan AK). Alatnya kami siapkan dulu, namun eksekusi pekerjaan tetap menunggu koordinasi dengan pihak kepolisian dan BPBD.
Jika situasi aman dan hujan reda, pembersihan segera dimulai,” ujar Endhy.

​Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, melaporkan bahwa longsor terjadi sekitar pukul 17.30 WIB setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas sedang.

Kondisi tanah yang sudah labil akibat hujan beberapa hari terakhir memicu guguran material batu berukuran besar.

​“Material longsor didominasi oleh batu-batu besar, bahkan ada yang ukurannya melebihi mobil atau truk. Hal ini memerlukan penanganan khusus dengan alat berat,” jelas Triadi.

​Guna menjaga keselamatan pengguna jalan, akses utama Trenggalek-Ponorogo saat ini ditutup total.
Pihak berwenang telah melakukan langkah-langkah darurat:

​Memastikan tidak ada potensi bahaya susulan di sekitar titik longsor.

​Bagi pengendara dari arah Trenggalek menuju Ponorogo dialihkan melalui jalur alternatif, salah satunya melalui Desa Dermosari.

​Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan memantau informasi terkini dari petugas di lapangan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi memicu longsor susulan.

Jalur akan dibuka kembali secara bertahap setelah material bersih dan stabilitas lereng dinyatakan aman oleh tim teknis.

Editor : Dahono

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *