banner 728x250

Sentuhan Kasih Perempuan Sarinah : Merawat Alam untuk Anak Cucu

banner 120x600
banner 468x60

Foto : TGX / Novita ke KWT Mawar Desa Jambu, Kecamatan Tugu

​TRENGGALEK – Semangat membara ditunjukkan Anggota Komisi VII DPR RI Dapil VII Jatim, Novita Hardini, dalam mengawal masa depan lingkungan di Trenggalek Melalui program inovatif Perempuan SARINAH (Selesaikan Masalah Sampah Organik dan Limbah).

banner 325x300

Srikandi parlemen ini mengajak kaum perempuan Trenggalek menjadi pahlawan lingkungan sekaligus motor penggerak ekonomi keluarga.

​Dalam kunjungannya yang penuh kehangatan ke KWT Mawar Desa Jambu, Kecamatan Tugu, Jumat (14/2), Novita menegaskan bahwa Trenggalek harus berani tampil beda.

Di saat daerah lain sibuk mengeruk kekayaan alam, Trenggalek justru memilih jalan mulia: Merawat Alam untuk Anak Cucu.

​”Jangan Wariskan Bencana, Wariskan Alam yang Lestari”

​Dengan gaya bicara yang lugas namun menyentuh Novita mengingatkan bahwa harta sebanyak apa pun tidak akan berarti jika alam sudah rusak dan bencana melanda.

​”Eksploitasi alam mungkin terasa manis sekarang, tapi bagaimana dengan anak cucu kita? Saat bencana datang karena alam rusak, semua harta yang kita kumpulkan jadi sia-sia. Itulah mengapa kita bergerak sekarang!” tegas Novita dengan penuh semangat.

​Program ini tidak hanya sekadar slogan. Novita mendorong Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk menjadi pionir dalam mengelola sampah organik dari dapur rumah tangga maupun limbah produksi.
​Targetnya adalah :

​Pupuk Mandiri: Sampah organik diolah menjadi pupuk cair/padat berkualitas. KWT tak perlu beli pupuk lagi, bahkan bisa menjual surplusnya ke petani lain.

​Cuan dari Jelantah: Limbah minyak goreng yang biasanya mencemari air, kini dikumpulkan karena memiliki nilai ekonomis tinggi.

​Pekarangan Produktif: Mengubah halaman rumah menjadi lumbung pangan keluarga dengan sayur-mayur segar.

​”Kita bagi peran! Anak-anak sekolah dengan ‘Sangu Sampah’, ibu-ibunya fokus di sampah organik dan limbah. Jika semua bergerak, Trenggalek bisa benar-benar 0 Sampah!” tambahnya optimis.

​Bagi Novita, Perempuan SARINAH adalah strategi besar untuk membangun tiga lapis ketahanan: Ketahanan Pangan, Ketahanan Lingkungan, dan Ketahanan Ekonomi Perempuan.

​Ia ingin memastikan bahwa meskipun badai ekonomi seperti inflasi atau resesi datang, dapur warga Trenggalek tetap mengepul karena pangannya tersedia mandiri di sekitar rumah.

​”Harapannya, ekonomi kelompok perempuan tumbuh, lingkungan jadi hijau royo-royo, dan kita melesat lebih cepat mencapai visi Bupati Trenggalek, Net Zero Carbon,” pungkasnya .

Editor : Dahono

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *