Foto : Boby / PKB Trenggalek Berikan Reward Bagi Caleg Non-Parlemen dan Persiapkan Muscab 2026
TRENGGALEK MAKNAJATIM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Trenggalek menunjukkan komitmennya dalam mengapresiasi perjuangan para kadernya.
Sebanyak 15 Calon Legislatif (Caleg) yang belum berhasil lolos ke kursi parlemen menerima reward atau penghargaan khusus dari partai.
Ketua DPC PKB Trenggalek, Sukarodin, menyampaikan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap bulan Ramadhan.
Adapun syarat minimal untuk mendapatkan apresiasi ini adalah mengantongi sedikitnya 350 suara pada pemilu lalu.
Sukarodin menjelaskan bahwa perhitungan reward tersebut didasarkan pada jumlah perolehan suara yang dikalikan dengan angka Rp3.500.
”Ini menjadi kewajiban DPC PKB sampai dengan pemilu yang akan datang. Kami sengaja memberikannya pada bulan Ramadhan, karena kami meyakini segala bentuk sedekah dan kebaikan di bulan suci ini akan dilipatgandakan pahalanya,” ujar Sukarodin.
Selain agenda pemberian reward, DPC PKB Trenggalek saat ini tengah bersiap menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Maret pukul 19.00 WIB.
Kepanitiaan telah dibentuk di bawah kepemimpinan Murkam dan sudah mulai menjalankan tahapan kerja.
Murkam menyerahkan reward pada caleg yang belum beruntung
Sukarodin menekankan bahwa Muscab kali ini memiliki mekanisme yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/RT) yang terbaru, posisi Ketua DPC tidak lagi ditentukan melalui voting atau pemungutan suara langsung oleh peserta.
”Prinsipnya, Muscab sekarang adalah penyusunan struktur pengurus, bukan lagi model pilihan suara terbanyak seperti dulu,” jelasnya.
Mekanisme baru ini melibatkan peran sentral Dewan Pimpinan Pusat (DPP) melalui beberapa tahapan:
DPP melakukan pemetaan terhadap lima calon potensial.
Nama-nama hasil pemetaan akan diumumkan dalam Muscab. Peserta tetap diberi ruang untuk mengusulkan nama lain jika ada aspirasi tambahan.
Para calon akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bekerja sama dengan perguruan tinggi tertentu.
Kandidat yang dinilai paling layak oleh DPP akan diumumkan dan dikukuhkan secara resmi pada saat Muscab berlangsung.
Langkah ini diambil untuk memastikan kepemimpinan PKB di tingkat daerah selaras dengan visi strategis partai dan didasarkan pada kompetensi yang terukur.
Editor : Dahono


















