Foto : Maknajatim / Kantor Kominfo Trenggalek
TRENGGALEK MAKNAJATIM –
Website Pemkab Trenggalek tidak luput dari serangan ciber, tahun 2024 terjadi 11 serangan siber, didominasi oleh konten judi online.
Selanjutnya Th 2025 terjadi dua serangan siber, dengan konten berbeda, yaitu penjualan alat kontrasepsi dan obat kuat bukan lagi judi online.
Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo Trenggalek, Iwan Kukuh Ariffianto, menjelaskan penurunan drastis serangan judi online ini disebabkan oleh, penindakan aparat penegak hukum di tingkat pusat terhadap jaringan pelakunya.
” Atas kondisi tersebut kominfo Trenggalek melakukan mitigasi dan peningkatan keamanan dengan memperkuat keamanan siber, dengan target nol serangan siber pada tahun 2026″.jelasnya.
“Dari pengalaman serangan th 2023, Diskominfo pernah menghadapi serangan siber berupa ransomware pada 2023, yang menargetkan aplikasi Sistem Keuangan Desa (SiskeuDES) di Dinas PMD, modusnya Hacker mengunci database dan meminta tebusan”.ungkapnya.
Namun Diskominfo tidak membayar tebusan, karena sistem sudah dilengkapi backup otomatis data dinyatakan aman dan tidak ada yang dicuri.” tegasnya.
Editor : Tatang


















