Foto : Prokopim / Replika Ka’bah menyerupai aslinya kini berdiri megah di kawasan rumah makan di Kecamatan Jetis
PONOROGO MAKNAJATIM– Kabupaten Ponorogo kembali menambah deretan destinasi menarik bagi wisatawan.
Sebuah replika Ka’bah yang dibangun dengan detail menyerupai aslinya kini berdiri megah di kawasan rumah makan di Kecamatan Jetis, hanya berjarak sekitar satu kilometer dari kompleks bersejarah Masjid Tegalsari.
Fasilitas religi ini diresmikan langsung oleh Plt Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, bersamaan dengan peresmian Mushola Ar-Rianto pada Minggu (25/1/2026).
Pengunjung dapat melihat berbagai sudut ikonik yang ada di Masjidil Haram, di antaranya:
Pelataran Tawaf yang luas.
Pintu Ka’bah, Hajar Aswad, dan Hijir Ismail.
Tiga Rukun Utama: Rukun Yamani, Rukun Syami, dan Rukun Iraqi.
Tiruan Maqam Ibrahim. Sarana Edukasi Manasik Haji dan Umroh.
Dalam sambutannya, Bunda Lisdyarita memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas pihak pengelola. Ia menilai keberadaan replika ini memiliki dampak ganda, yakni sebagai daya tarik wisata sekaligus sarana pendidikan.
”Semoga dengan Replika Ka’bah sekaligus Mushola Ar-Rianto ini membawa manfaat bagi masyarakat dan semakin banyak wisatawan datang ke Ponorogo,” ujar Bunda Lisdyarita.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya fasilitas ini sebagai tempat praktik manasik haji dan umroh. Menurutnya, tempat ini sangat efektif untuk mengenalkan sejarah Islam dan prosesi ibadah secara praktis kepada berbagai kalangan.
“Dari anak-anak hingga orang tua yang mau berangkat umroh atau haji bisa datang ke sini untuk edukasi tentang bagaimana sa’i dan tawaf di Ka’bah,” tambahnya.
Hadirnya replika Ka’bah di Jetis ini diharapkan mampu memperkuat posisi Ponorogo sebagai salah satu pusat wisata religi unggulan di Jawa Timur, bersinergi dengan ketenaran Masjid Tegalsari yang sudah lebih dulu dikenal masyarakat luas.
Editor : Dahono


















