banner 728x250

Labuhan Sarangan saat tradisi Menjadi kompas Pelestarian Alam

banner 120x600
banner 468x60

Foto : Prokopim Mgt / Bupati Magetan Nanik Sumantri saat menyampaikan pesan saat upacara Labuhan Sarangan

MAGETAN MAKNAJATIM –
​Upacara Labuhan Sarangan yang baru saja digelar pada Jumat Pon (16/1) bukan hanya tentang melarung sesaji ke tengah telaga. Di balik kemeriahan kirab budaya dan tarian para siswa, tersimpan pesan ekologis dan spiritual yang sangat dalam.

banner 325x300

​Bupati Magetan, Nanik Sumantri, menegaskan komitmennya untuk menjadikan pariwisata Magetan tumbuh berkelanjutan.

Pesan ini sangat relevan di tengah modernisasi, Labuhan Sarangan hadir sebagai pengingat bahwa kesejahteraan ekonomi masyarakat Sarangan sangat bergantung pada kesehatan ekosistem telaga tersebut.

​Melalui gotong royong warga, tradisi ini membuktikan bahwa nilai spiritual bisa berjalan beriringan dengan upaya konservasi alam.

Ketika pemuda-pemudi ikut serta dalam prosesi, mereka tidak hanya belajar menari, tetapi belajar menghormati sumber kehidupan mereka.

Inilah esensi sejati dari warisan budaya menjaga masa lalu untuk menjamin masa depan.

Editor : Dahono

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *