Foto: Maknajatim / Saeroni Wakil Ketua Satgas MBG Trenggalek
TRENGGALEK MAKNAJATIM –
Enam puluh dapur SPPG di kabupaten Trenggalek belum menerima anggaran pencairan.
Dari target 60 jumlah dapur SPPG, jumlah SPPG yang aktif beroperasi 50 SPPG.Selasa (16/12/2025).
Wakil Ketua satgas MBG Saeroni mengatakan, Ke-50 SPPG ini semuanya juga belum menerima pencairan anggaran untuk bulan Desember, namun sebagian besar tetap beroperasi dengan pembiayaan mandiri.” jelasnya.
Dapur yang menghentikan operasional sementara 8 dapur SPPG mulai 15 Desember 2025.
Penyebab penghentiannya karena belum cairnya anggaran operasional hingga pertengahan Desember 2025.
Lokasi 8 SPPG yang Berhenti Sementara adalah
Kecamatan Panggul: SPPG Bodak dan Sawahan
Kecamatan Dongko: SPPG Petung
Kecamatan Trenggalek: SPPG Karangsuko 2 dan 3
Kecamatan Durenan: SPPG Kamulan
Kecamatan Pule: SPPG Pule
Kecamatan Kampak: SPPG Bendo Agung 2.
Dari sejumlah itu untuk Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS)
Dapur yang Sudah Memperoleh SLHS: 2 dapur.
Sedangkan dapur yang sudah Diverifikasi (Menunggu Penerbitan SLHS): 5 dapur, yang Menerbitkan SLHS: Langsung dari OSS.
Lebih lanjut Saeroni mengatakan, Inti masalahnya adalah belum cairnya anggaran operasional, yang menyebabkan delapan dari total dapur yang aktif memilih untuk menghentikan kegiatan sementara, 50 dapur lainnya masih berupaya untuk tetap beroperasi secara mandiri.”tutupnya.
Editor : Tatang


















