banner 728x250

Trenggalek Siapkan 53 Dapur MBG Jelang Ramadan Mekanisme Masih Digodok

banner 120x600
banner 468x60

Foto Boby / Saeroni Wakil Ketua Satgas MBG Trenggalek

TRENGGALEK MAKNAJATIM – Kepastian pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Trenggalek selama bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M hingga kini masih belum menemui titik terang.

banner 325x300

Meski sempat beredar kabar program akan tetap berjalan, Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) di daerah menyatakan masih menunggu instruksi resmi dari Pemerintah Pusat.

​Wakil Ketua Satgas MBG Trenggalek, Saeroni, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima Petunjuk Teknis (Juknis) dari Badan Gizi Nasional (BGN) terkait mekanisme penyaluran selama masa puasa.

​”Informasi terkait pemberian MBG di bulan puasa seperti apa, sampai saat ini kami masih menunggu juknis dari pusat, dari BGN.

Belum ada kejelasan apakah tetap berlaku atau seperti apa mekanismenya,” ujar Saeroni pada Senin (2/2/2026).

​Kesiapan Infrastruktur di Trenggalek
​Meskipun regulasi spesifik Ramadan belum turun, Trenggalek terus mematangkan infrastruktur pendukung program strategis ini. Berikut adalah progres terkini di lapangan:

​Target Dukungan: 80 unit Dapur MBG/SPPG.
​Realisasi Saat Ini: 53 Dapur MBG telah berdiri dan beroperasi.

​Target Penerima Manfaat: Kurang lebih 170.000 jiwa.
​Capaian Pelayanan: Sekitar 66% dari target dapur telah tercapai.

​Saeroni menegaskan bahwa jika program tetap dilaksanakan selama Ramadan, kemungkinan besar akan ada penyesuaian signifikan dibandingkan hari biasa.

Perubahan tersebut diperkirakan mencakup ​waktu Distribusi menyesuaikan dengan waktu berbuka puasa atau sahur.

​Jenis Menu komposisi nutrisi yang disesuaikan untuk kebutuhan orang berpuasa dan teknis pengiriman makanan agar tetap segar saat dikonsumsi.

​”Kami masih menunggu juknis dari pusat terkait pendistribusian MBG pada bulan Ramadan.

Jika sudah keluar, tentu akan segera kami sosialisasikan kepada seluruh pihak terkait dan masyarakat,” ungkapnya .

Ditambahkan ​pihak Satgas MBG Trenggalek berharap petunjuk teknis dapat segera diterima dalam waktu dekat mengingat bulan Ramadan 2026 kian mendekat, guna memastikan kesiapan logistik dan operasional di tingkat desa maupun kecamatan.

Editor : Dahono

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *