banner 728x250

Nahkodai KONI Trenggalek Doding Targetkan Prestasi di Porprov 2027

banner 120x600
banner 468x60

Foto : Boby / Ketua KONI Trenggalek Doding Rachmadi saat wawancara dengan awak media

​TRENGGALEK (31/1/2026) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Trenggalek resmi memiliki nahkoda baru.

banner 325x300

Melalui Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) yang digelar di Gedung Bhawarasa Trenggalek, Sabtu (31/1), Doding Rachmadi terpilih secara aklamasi untuk memimpin KONI Trenggalek masa jabatan 2026–2028. Doding menggantikan ketua sebelumnya yang mengundurkan diri.

Saat wawancara dengan awak media Doding menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pengurus Cabang Olahraga (Cabor) yang telah memberikan kepercayaan penuh kepadanya.

​Menyadari waktu yang terus berjalan, Doding langsung menetapkan target ambisius namun realistis.

Fokus utamanya adalah mendongkrak posisi Trenggalek pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027 mendatang.
​”Target jangka pendek adalah Porprov 2027. Sesuai arahan KONI Provinsi, kita akan menerapkan skala prioritas.

Cabor-cabor yang memiliki potensi medali tinggi akan kita ‘geber’ dan picu semaksimal mungkin agar prestasi kita meningkat signifikan,” tegas Doding.

​Ia mematok target agar kontingen Trenggalek setidaknya mampu berada di peringkat 20-22. “Kita harus keluar dari papan bawah, jangan sampai menjadi juru kunci,” imbuhnya.

Untuk mencapai target tersebut, Doding memaparkan lima poin utama yang akan menjadi komitmennya selama menjabat:

​Prestasi Atlet: Fokus pada pembinaan atlet agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

 

Ketua KONI Trenggalek Doding Rachmadi bersama pengurus Cabor ( Cabang Olahraga)

Kualitas Pelatih: Meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pelatih.

​Sarana & Prasarana: Berkolaborasi erat dengan Dinas Olahraga untuk perbaikan fasilitas olahraga.

​Tata Kelola Organisasi: Memperkuat manajemen internal KONI agar lebih transparan dan efektif.

​Sinergi Stakeholder: Bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan demi kemajuan olahraga daerah.

​Lebih lanjut, Doding membawa visi besar dengan mengubah pola pikir masyarakat terhadap olahraga. Baginya, olahraga bukan sekadar kompetisi fisik, melainkan instrumen kesejahteraan.

​”Kita harus punya pola pikir baru. Olahraga adalah salah satu pilar kesejahteraan rakyat.
Sesuai filosofi ‘Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya’, kita membangun masyarakat melalui olahraga,” tuturnya.

​Terkait agenda olahraga daerah seperti Pekan Olahraga Daerah (Porda) atau Porkab, Doding menyatakan akan melakukan pengkajian mendalam dan koordinasi dengan pengurus cabor.

Ia menekankan bahwa setiap keputusan harus didasarkan pada perencanaan yang matang, bukan sekadar formalitas.

​”Mari seluruh masyarakat Trenggalek kita gelorakan semangat olahraga. Dengan kerja keras dan gotong royong, saya yakin prestasi olahraga kita akan semakin meningkat,” pungkasnya.

Editor : Tatang Dahono

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *