banner 728x250

Berawal dari keprihatinan hingga mengentaskan masalah lingkungan

banner 120x600
banner 468x60

Foto : Prokopim / Novita Hardini bersama Kelompok Wanita Tani

TRENGGALEK MAKNAJATIM – Kolaborasi dan pembagian peran pengelolaan sampah menekankan pemilahan yang jelas.

banner 325x300

Novita Hardini Anggota DPR RI Dapil VII Jatim menyatakan, jenis sampah pengelola hasil manfaat seperti, sampah anorganik (Plastik, dll.) untuk Pelajar melalui Sangu Sampah, uang saku bagi pelajar.

Sedangkan Sampah Organik, sisa makanan, dapur, limbah pangan Kelompok Wanita Tani (KWT), Diolah menjadi Pupuk Organik Cair (POC) dan Pupuk Organik Padat.

Pupuk dibagikan ke petani secara cuma-cuma atau gratis, dengan donasi seikhlasnya untuk keberlanjutan (KWT).

Minyak Jelantah Limbah rumah tangga oleh Tim Penggerak PKK diolah menjadi sumber pendapatan bagi ibu rumah tangga.

Dampaknya KWT tidak hanya mengolah sampah organik, tetapi juga menanami pekarangan untuk membantu keluarga berhemat dan mendapatkan income.

Hasil sayuran KWT dipasarkan oleh Bakul Etek, sehingga bakul etek tidak perlu mengambil sayuran dari luar daerah.

​ Petani lebih mudah mendapatkan pupuk Organik Cair dan Padat yang murah atau bahkan gratis dengan donasi seikhlasnya, yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas.

​ Novita Hardini menyebutkan bahwa, program ini berawal dari keprihatinan terhadap kondisi lingkungan dan bencana, sehingga mengentaskan masalah lingkungan dengan mengenolkan sampah.

​Cita-cita besar dari Program Perempuan Sarinah (Selesaikan Sampah Organik dan Limbah),adalah mewujudkan keadilan sosial.
Editor : Tatang

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *