Foto : Boby / Rapat komisi III DPRD Trenggalek
TRENGGALEK MAKNAJATIM –
Rapat kerja komisi III DPRD Trenggalek bersama dengan Dinas PUPR, Bagian Pembangunan dan Unit Layanan Pengadaan ( (ULP) bertempat di aula dewan, Selasa ( 11/11/2025).
Wahyudi Ketua komisi III DPRD Trenggalek mengatakan, pemangkasan anggaran tahun 2026 yang dinilai berdampak signifikan pada roda pembangunan, khususnya sektor infrastruktur.
Pemangkasan anggaran ini paling terasa di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), yang dilaporkan hanya mengelola anggaran sekitar Rp 87 miliar.
Meskipun anggaran terbatas, sektor infrastruktur jalan, tetap menjadi perhatian utama, mengingat kondisi jalan “mantap” di Trenggalek masih di angka sekitar 66,89%.
Masih menurut Wahyudi, Komisi III menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan tepat sasaran, agar perbaikan infrastruktur yang dilakukan dengan anggaran terbatas dapat efisien dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Mereka juga berharap etos kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra tetap terjaga meskipun terjadi pemangkasan anggaran.
Ditambahakan, DPRD berharap adanya tambahan dana dari pinjaman daerah untuk menutupi kekurangan anggaran pembangunan infrastruktur.


















